Pengertian Galvalum, Ketebalan, Aplikasi dan Jenis Logam

Pengertian Galvalum, Ketebalan, Aplikasi dan Jenis Logam

Pengertian Galvalum, Ketebalan, Aplikasi dan Jenis Logam yang Digunakan – Galvalum adalah lapisan (coating) yang terdiri dari paduan (alloy) zinc (seng), alumunium dan silicon, yang digunakan untuk melindungi suatu logam (biasanya besi/baja) dari oksidasi (keropos).

Nama lain dari galvalum (galvalume) adalah zincalume, namun orang Indonesia lebih mengenalnya dengan sebutan baja ringan.

Apa Fungsi dan Manfaat Galvalum

Fungsi utama galvalume adalah untuk melindungi logam yang berbasiskan besi yang rentan terhadap karat.

Besi yang dilapisi dengan galvalume lebih mampu menahan oksidasi daripada besi polos biasa yang tanpa galvalume. Karena campuran zinc dan aluminium  pada galvalume menjaga permukaan besi dari lingkungan luar.

Perbedaan Galvalum dan Galvanisasi

Perbedaan utama galvalume dan digalvanisasi adalah bahwa galvalume merupakan perpaduan antara alumunium, seng dan silikon, sedangkan bahan galvanisasi 100% dari seng (zinc).

Related post:  Pengertian Baja Karbon (Carbon Steel) Jenis dan Harganya

Komposisi 3 elemen pada pelapisan galvalume adalah 50% aluminium, dibawah 50% seng, dan sedikit silicon.

Logam yang dilapisi galvalum memiliki daya proteksi yang lebih baik daripada logam galvanisasi biasa.

Seiring waktu, performa galvalume cenderung lebih baik daripada galvanisasi, terutama ketika bersentuhan dengan air atau cairan lainnya yang dapat mempercepat proses oksidasi.

Galvalume sedikit kemungkinan berkarat dibandingkan dengan galvanisasi, meskipun setelah beberapa puluh tahun.

secara estetika, galvalume juga lebih bagus dibandingkan dengan galvanized steel (besi baja yang digalvanisasi).

Ketebalan Lapisan 

Lapisan galvalume diterapkan pada suatu logam besi dengan metode penyelupan panas (hot dipping process), mirip dengan proses galvanisasi. Oleh karena itu, ketebalan galvalum tidak jauh beda dengan ketebalan galvanisasi, yaitu sekitar 1 milimeter.

Namun ketebalan pastinya dapat berbeda tergantung pada spesifikasi.

Related post:  Berapa Lama Atap Galvalum Bisa Bertahan?

Jenis Logam yang Digunakan 

Lapisan galvalume umumnya diterapkan pada baja karbon (carbon steel). Tapi, bagaimanapun hampir semua bahan yang dapat digalvanisasi dapat juga dilapisi dengan galvalum. Diantara logam yang dapat dilapisi galvalume ialah seperti berikut:

  • Besi cor (cast iron)
  • Baja Tahan Karat Feritik (Ferritic Stainless Steel)
  • Baja Tahan Karat Martensit (Martensitic Stainless Steel)
  • Baja Paduan Rendah (Low Alloy Steels)

Penggunaan Galvalum

paneling dan roofing atap galvalum

Atap dan paneling luar ruangan (outdoor) adalah diantara penggunaan galvalume paling umum. Galvalume digunakan karena ketahanannya yang luar biasa terhadap korosi di luar ruangan lebih baik dari logam galvanisasi biasa. Galvalum dapat menahan keropos dan karat ketika terpapar salju, es dan hujan.

Penggunaan yang Tidak Cocok untuk Galvalum

Galvalum tidak cocok digunakan pada lingkungan yang mengandung banyak zat Alkali. Kandungan aluminium pada galvalume tidak bekerja dengan baik jika bersinggungan dengan lingkungan Alkali. Sebagai gantinya, logam yang digalvanisasi mungkin pilihan yang baik untuk lingkungan seperti itu.

Related post:  Pengertian Baja Ringan, Jenis, Kegunaan dan Harganya

Dan juga galvalume tidak berfungsi dengan baik jika ia rusak atau banyak tergores. Untuk lingkungan yang rentan dengan goresan dan benturan, sebaiknya gunakan logam galvanisasi.

 


Referensi: https://www.metalsupermarkets.com/what-is-galvalume/

Scroll to Top
Copy link
Powered by Social Snap