Pengalaman Kirim Barang dari Batam Kenapa Lambat dan Bermasalah

  • by
Pengalaman Kirim Barang dari Batam Kenapa Lambat dan Bermasalah

Pengalaman Kirim Barang dari Batam Kenapa Lambat dan Bermasalah- Sebelumnya saya sudah mendengar isu bahwa pengiriman dari Batam ke luar Batam dikenakan pajak dan proses pengiriman terlambat. Tapi infonya belum jelas bagi saya, sampai malam ini saya sendiri berkesempatan mengirim barang ke luar Batam dan menggali lebih jauh informasi ini.

Jadi malam ini Rabu 18 Maret 2020 saya keluar rumah mau mengirim barang berupa jam tangan Fossil ke Tangerang dan Kalimantan. Oh iya, biasanya di Batam, beberapa agen pengiriman masih buka hingga pukul 21.00 WIB.

Jasa pengiriman paket pertama yang saya tuju adalah TIKI. Setelah sampai ke counter TIKI, saya ditanya barang apa yang akan dikirim dan berapa nilai atau harga barangnya. Sayapun menyebutkan harga barang tersebut dan ternyata pengiriman ke luar Batam dikenakan pajak cukup besar! Setelah saya pikir sejenak, akhirnya saya batalkan pengirimannya karena harga jam tangannya lumayan mahal dan otomatis nilai pajaknya juga lumayan besar.

Setelah dari kantor TIKI, awalnya saya berniat ingin membatalkan pesanan jam tangan pelanggan. Tapi, diperjalanan pulang saya berpikir kembali sayang juga jika dibatalkan. Akhirnya saya memutuskan untuk menuju kantor agen JNE terdekat, dan ternyata kantornya tutup, padahal biasanya buka sampai jama 22.00 WIB.

Baca juga:  7 Perusahaan Minyak dan Gas di Indonesia dengan Gaji Besar yang Menggiurkan

Saya tidak berputus asa meski hampir jam 21.00, saya coba mencari agen pengiriman Pos Indonesia yang masih buka. Setelah mengecek di Google Map, saya temukan satu agen terdekat yang masih buka hingga pukul 21.00. Maka, saya pun tancap gas menuju TKP, dan Alhamdulillah, kantornya masih buka.

Setelah menanyakan isi box kiriman dan harganya, petugas menginformasikan bahwa pengiriman ke luar Batam saat ini rata-rata memakan waktu sekitar 2 minggu dan dikenakan biaya pajak sebesar 18 %.

Awalnya saya mulai ragu kembali apakah saya kirim atau tidak, mengingat biaya pajak yang cukup besar dan lamanya waktu pengiriman yang sampai dua minggu. Tapi petugas memberikan solusi, yaitu dengan menurunkan harga barang menjadi setengahnya, sehingga pajak barang menjadi setengah saja.

Akhirnya saya bulatkan tekad untuk tetap mencoba mengirimkan barang tersebut. Meskipun beresiko kemungkinan barang ditolak oleh pihak bea cukai jika menurut mereka nilai barang tidak sesuai harganya. Jika ditolak/dikembalikan, maka ongkos kirim (ongkir) dan juga biaya pajak akan hangus alias tidak dikembalikan.

Menurut info dari petugas pos tersebut, barang yang dikirim keluar Batam akan discan terlebih dahulu oleh petugas pajak untuk mengecek kebenaran info barang dan harganya.

Baca juga:  5 Perusahaan Kontraktor Konstruksi Terbesar di Indonesia yang Awalnya Milik Belanda

Saya tanyakan, apakah banyak barang yang ditolak? Ia menjawab, ada sekitar 50% paket kiriman melalui Lion Parcel yang dikembalikan (agen tersebut juga melayani pengiriman Lion Parcel), adapun paket yang dikirim melalui Pos Indonesia belum ada, katanya.

Saat tulisan ini dibuat, saya masih menunggu dalam 2 minggu kedepan nasib kiriman saya, apakah lolos seleksi atau akan dikembalikan? Mohon doanya mudah-mudahan pengiriman paket saya lancar, dan tunggu updatenya dari saya.

Kesimpulan Kenapa Kirim Barang dari Batam Lambat, Lama dan Bermasalah

Berdasarkan pengalaman mengirim paket ke luar kota Batam seperti yang saya ceritakan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa:

  • Proses pengiriman ke luar Batam lama, lambat dan bermasalah karena paket-paket tersebut diperiksa (scanning X-Ray) terlebih dahulu oleh petugas pajak. Ini berlaku untuk semua jasa pengiriman seperti JNE (Yes/Reguler), Pos Indonesia, Lion Parcel, J&T dan lainnya. Dan berlaku untuk seluruh daerah di luar Batam seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dll.
  • Pajak barang sebesar 18% dari harga barang, berlaku untuk seluruh jenis barang, baik mahal maupun murah.
  • Berapa lama pengiriman? rata-rata sampai 2 minggu atau 14 hari
  • Bahwa tidak semua kiriman lolos pemeriksaan petugas. Banyak kiriman yang ditolak, mungkin karena untuk menghindari pajak terlalu besar, pengirim tidak menyebutkan harga barang dengan benar atau terlalu menekan harga terlalu rendah dan tidak sesuai dengan harga barang sebenarnya.
Baca juga:  Info Waduk Ladi Batam, Alamat, Foto dan Videonya

Demikian sedikit info pengalaman saya mengirim paket dari batam, semoga info ini membantu Anda yang berencana mengirim paket, maupun Anda yang ingin membeli sesuatu dari Batam. Bahwa saat baru-baru ini ada peraturan baru dari Pemerintah untuk mengenakan pajak setiap barang yang dikirim dari Batam, baik harga barang tersebut besar maupun kecil. Inilah sebab kenapa barang yang dikirim dari batam terkendala, lama, lambat, bermasalah, bahkan banyak barang yang ditolak. Sekian terimakasih.

Ref: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4885499/kok-barang-impor-via-batam-juga-kena-pajak-ini-penjelasannya