“Human Compost” Mayat Manusia dijadikan Pupuk Kompos?

  • by
pemakaman human composting

pemakaman human composting 02Selama ini kita mungking hanya pernah medengar istilah pupuk kompos, tapi tahukah Anda bahwa saat ini ada cara pemakaman terbaru dikembangkan di barat yang disebut “human compost funeral” atau “human composting”? yaitu sebuah metode yang merubah mayat manusia menjadi kompos.

Dalam Islam (atau Anda yang beragama lain) tentunya tatacara pemakaman sudah diatur dalam agama masing-masing, yaitu dengan dikuburkan (dikebumikan) di dalam tanah.

Tapi, bagi orang yang tidak percaya agama (atheis atau agnostik) atau mereka yang berpemahman liberalisme dan sekularisme, ritual pemakaman yang kita anggap sakral bagi mereka tidak bermakna. Maka, tidak heran, segala sesuatu selalu dilihat dari kacamata sains, termasuk dalam penanganan mayat manusia.

Baca juga:  Pengalaman Kirim Barang dari Batam Kenapa Lambat dan Bermasalah

Human compost adalah sebuah cara pemakaman manusia dimana proses pembusukan (penguraian) mayat dibuat secepat mungkin. Caranya kerjanya mayat diletakkan didalam sebuah wadah yang diisi dengan serpihan kayu, alfalfa, dan selang. Oksigen dipompa kedalam peti untuk mempercepat perkembangan mikrobiologi thermophilic. (sumber)

Waktu yang dibutuhkan agar proses menjadikan mayat manusia sebagai pupuk kompos memakan waktu kurang lebih 30 hari. Selama 30 hari, seiring temperatur pada wadah meningkat sampai 150 derajat, proses decomposition menghancurkan tubuh mayat. (sumber)

Apakah Human Compost Legal?

Negara bagian Washington di Amerika adalah wilayah pertama di dunia yang melegalkan praktek  “human composting”  setelah dilakukan pengesahannya oleh Jay Islee, gubernur negara bagian Washington, Amerika Serikat. Maka, Washington adalah negara bagian pertama yang secara tegas mengizinkan mayat manusia dijadikan kompos. (sumber)

Baca juga:  Cara Cek Perusahaan PT Resmi atau Palsu Secara Online agar Tidak Tertipu

Setelah Washington, negara-negara bagian lainnya akan menyusul melegalkan human compost, dan mungkin akan mewabah ke berbagai negara lainny.

Bahkan di Amerika telah ada perusahaan jasa untuk mereka yang ingin mayat keluarganya diproses dengan human compost funeral.