Tutorial Cara Membuat Pintu Rumah Anti Maling

Tutorial Cara Membuat Pintu Rumah Anti Maling

Hari gini maling semakin nekat, hampir tak kenal dan tak punya rasa takut. Pilihan mereka hanya dua: mati digebukin massa atau mati ditangan bos genk. Bahkan menurut survey, sebanyak 70% kasus pencurian dilakukan lewat pintu masuk. Untuk itu, sebagai pemilik rumah kita harus semakin waspada. Perlindungan keamanan keluarga dan juga harta bisa dimulai dari sistem keamaan yang terdapat pada pintu rumah.

Baca juga: Macam Jenis Pintu Minimalis Rumah Model Terbaru

Cara membuat pintu anti maling

  1. Semua pintu harus terbuat dari bahan yang kokoh dan kuat. Usahakan membuat pintu yang tidak akan rusak sekalipun didobrak menggunakan tenaga normal. Pilihlah pintu yang terbuat dari kayu jati, atau juga bisa terbuat dari fiberglass atau logam. Namun jika anda memilih membuat pintu dengan tambahan teralis besi, pastikan sering dilakukan perawatan agar tidak berkarat.
  2. Sebisa mungkin jauhkan jendela dari pintu. Adanya jendela di sebelah pintu memang membuat pencahayaan yang masuk ke dalam rumah baik, namun anda perlu hati-hati. Posisi jendela yang dekat pintu akan memudahkan pencuri untuk membuka pintu rumah anda. Jika pintu di rumah anda sudah terlanjur berjendela maka sebaiknya beri tambahan teralis untuk jendela anda. Jendela pun perlu dikunci serta material kusen atau daun jendela harus dibuat dari bahan yang kokoh dan kuat.
  3. Jauhkan pintu dari tanaman. Sebab tanaman semak atau pohon akan dipakai pencuri sebagai tempat bersembunyi dan menunggu saat tepat untuk masuk ke dalam rumah.
  4. Jangan lupa untuk memasang gerendel. Sekuat apapun pintu akan tetep dapat didobrak kecuali pintu rumah yang bergerendel. Jangan asal memilih gerendel, pastikan yang sudah terkenal agar terjamin kualitasnya. Pastikan gerendel hanya dikunci dari dalam saja, agar pencuri tidak dapat mengaksesnya dari luar. Gerendel terdiri dari bermacam-macam jenisnya. Seperti :
    1. Kombinasi kode sandi dengan kunci
    2. Model konvensional
    3. Model pengunci lurus
    4. Pengaman ganda dengan kode sandi dan kunci
    5. Model rantai
  5. Pintu geser. Biasanya pencuri akan terkecoh dengan adanya pintu geser. Mereka akan berpikiran bahwa pintu geser akan mudah di dobrak. Tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Namun anda harus benar-benar memastikan bahwa pintu terbuat dari bahan polycarbonate. Pasangi kayu penahan untuk melindungi pintu ketika dibuka secara paksa.
  6. Pasang deadlock. Deadlock adalah kunci tambahan yang akan menambah keamanan pada rumah anda. Kunci tidak dapat dirusak kecuali merusak kusen terlebih dahulu.
  7. Beri plat besi yang mengelilingi kunci pintu. Pastikan ada 4 baut yang terpasang pada strike plat tersebut.
  8. Amankan engsel yang tidak terlindung. Sebaiknya perbaiki engsel jika sudah tidak berada di bagian dalam pintu.
  9. Menguatkan kusen pintu, seorang pencuri masih dapat mencongkel kusen pintu. Amankan kusen pintu dengan memasang beberapa baut diantara kusen dan pintu.
Related post:  Merawat Pintu Rumah Anda Agar Memiliki Daya Tahan Lama

Memasang lubang pengintip

Lubang pengintip yang terpasang pada daun pintu rumah dapat membantu anda memantau seorang maling atau pencuri yang sedang berdiri di depan pintu.

Rawatlah pintu secara berkala

Pintu rumah dan perabotan rumah lainnya perlu dilakukan perawatan secara berkala. Agar kualitas material pintu dapat tetap terkontrol.

Beri alarm di pintu rumah

Demi menjaga keamanan pasanglah alarm pada pintu rumah anda.

Jika tak ingin kehilangan harta atau nyawa sebaiknya mulai memproteksi rumah dengan menerapkan tips di atas. Sebenarnya yang paling utama bukan hanya seberapa kuat pintu rumah anda, tapi seberapa cerdik anda mengelabui pencuri.

Scroll to Top
Copy link
Powered by Social Snap