7 Hal yang Interior Desainer tidak Ingin Anda Ketahui

  • by
7 Hal yang Interior Desainer tidak Ingin Anda Ketahui

Apakah Anda baru pindah ke rumah baru dan memerlukan seorang desainer interior untu mendesign interior Anda?

Atau mungkin Anda sudah bosan dengan dekorasi interior rumah  dan kantor yang lama dan ingin memiliki suasana baru?

Menyewa jasa desain interior profesional mungkin adalah ide yang baik untuk tugas itu, terutama jika Anda tidak tahu harus memulai dari mana.

Namun, sebelum itu perlu diingat bahwa jasa interior desain adalah bisnis, dan pastinya dalam bisnis pasti ada tips dan trik yang mereka tidak ingin klien ketahui.

Oleh karena itu, berikut ini ada 7 tips yang mungkin sebaiknya Anda ketahui sebelum memanggil jasa desain interior ruangan rumah Anda.

1. Mereka Mungkin tidak Suka dengan Desain Pilihan Anda

Seorang desainer interior ada tentu untuk memberikan kepada Anda sebuah desain / dekorasi rumah yang Anda sukai, tapi itu bukan selalu berarti bahawa mereka senang dengan preferensi Anda.

Sama halnya Anda mungkin tidak suka dengan semua ide desain interior mereka, maka jangan merasa tersinggung jika mereka mencoba untuk mengarahkan Anda pada ide design yang lain.

Sebagian ide Anda mungkin tidak cocok dengan desain keseluruhan ruangan, tapi sebagian yang lain akan terlihat sempurna. Maka tentukan unsur-unsur yang paling penting untuk untuk Anda dan pastikan agar hal itu termasuk dalam desain ruangan Anda.

Baca juga:  Tahapan Membangun Rumah di Amerika Serikat

2. Budget (Biaya) Masih bisa “Dimainkan”

Seorang desainer interior ingin design yang terbaik untuk rumah Anda dan itu tidak selalu sejalan dengan budget kecil. Kabar baiknya adalah, budget masih bisa “dimainkan” dengan hasil desain istimewa.

Misalnya, jika jasa desainer Anda menyarankan untuk mengganti sebuah gorden baru, pikirkan sejenak untuk melihat pilihan lain yang mungkin bisa lebih hemat. Demikian juga pada area lain seperti lemari, produk lemari costum mungkin akan terlihat sempurna, tapi akan lebih mahal dibandingkan dengan barang stok.

Lihatlah opsi alternatif lain yang mungkin lebih hemat tanpa mengurangi kualitas desain Anda.

3. Proyek Desain Interior Anda mungkin bukan Prioritas Mereka

Jasa desain interior mungkin akan mengatakan bahwa proyek rumah Anda adalah prioritas mereka, tapi kemungkinan mereka sangat sibuk dan Anda ada pada urutan client paling bawah – sebagian klien mereka mungkin lebih bergengsi dari Anda, karena itu mereka mendapat perhatian dan waktu lebih.

Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan garis-garis komunikasi yang jelas. Pada saat mereka sedang mengerjakan proyek desain interior di rumah lain, pastikan kapan waktu-waktu Anda dapat berhubungan dengan mereka.

Anda juga perlu memastikan bahwa walaupun Anda bukan satu-satunya klien mereka, proyek interior rumah Anda harus tetap dipentingakan. Memeriksa referensi dapat membantu memastikan bahwa Anda adalah prioritas teratas.

4. Tidak Masalah untuk berkata “Tidak”

Mengungkapkan bahwa Anda tidak suka sebagian ide mereka bisa jadi tidak mudah, tapi ketahuilah bahwa desainer interior Anda tidak akan tersinggung jika Anda tidak suka dengan sebuah ide.

Anda membayar mereka untuk menciptakan proyek yang Anda sukai dan itu tugas mereka untuk memastikan bahwa proyek sesuai keinginan Anda. Jika mereka menambahkan suatu elemen yang tidak Anda sukai, maka jangan ragu untuk menggantinya.

Baca juga:  5 Faktor Mengubah Tempat Kerja agar Menyenangkan

Sementara desainer interior mungkin tidak suka dengan pilihan desain Anda, tapi keputusan akhir ada pada Anda bukan terserah mereka.

Ingatlah, proyek itu adalah rumah Anda, bukan proyek mereka, maka keputusan akhir adalah milik Anda, elemen mana yang harus ada dan mana yang harus disingkirkan.

5. Kualitas Terbaik dengan Harga Lebih Murah?

Kemudian, dari segi pilihan jasa interior itu sendiri Anda masih bisa mendapakan desainer terbaik dengan biaya lebih murah.

Hanya karena mereka mengklaim bahwa jasa mereka yang terbaik, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan jasa interior design lainnya yang tidak kalah berkualitas.

Seorang pemula atau mahasiswa jurusan interior desain mungkin akan sudi mengambil proyek Anda untuk tambahan uang saku mereka, dengan layanan terbaik dengan setengah harga.

Cari rujukan dari orang yang Anda kenal atau teman yang pernah memakai jasa interior desain. Perikasalah setiap jasa interior yang disarankan kepada Anda dan pastikan ide mereka cocok dengan Anda.

Sisihkan waktu Anda untuk mencari desainer terbaik. Meskipun ada pepatah mengatakan bahwa “ada harga ada kualitas”, tapi, Anda berhak untuk mencari desainer yang dapat memberikan layanan seperti keinginan Anda dan yang sesuai budget Anda.

6. Jangan Abaikan Pilihan Anda

Interior desainer Anda mungkin seorang profesional di bidangnya, tapi mereka juga memiliki preferensi (pilihan) dan ide desain sendiri. Jika Anda membiarkan pilihan desain terlalu terbuka, Anda mungkin akan menyadari di kemudian hari bahwa desain interior Anda adalah sesuai selera desainer Anda, bukan selera pilihan Anda.

Hal ini juga menjadi tanda buruknya kualifikasi desainer tersebut, tugas utama mereka adalah mendesain untuk Anda, bukan untuk mereka sendiri.

Baca juga:  Unik! Desain Rumah Terbalik (Upside Down House) yang Ada di Indonesia dan Dunia

Pastikan Anda mendiskusikan desain yang bagaimana yang Anda inginkan, sebelum Anda menjadi menjadi tukang cicip dari rasa dan hobi mereka.

Tunjukkan kepada jasa desain Anda gambar desain yang Anda suka, warna yang Anda inginkan, dan kain yang Anda kagumi.

Sangat penting di awal-awal Anda menjelaskan apa yang Anda inginkan dan butuhkan, dan bahwa finishingnya harus sesuai visi Anda.

7. Semuanya tidak Mesti Baru

Sementara membeli segala item dengan yang baru berarti “rezeki” bagi interior desainer Anda, kadang sebagian barang yang Anda miliki masih berfungsi sepenuhnya dan tidak perlu diganti dengan yang baru.

Sebelum mereka membeli item-item baru, patikan dulu Anda telah mendiskusikan ke mereka barang apa saja yang ingin Anda perbaharui di ruangan interior rumah Anda.

Selanjutnya, daripada membeli yang baru,  mungkin Anda bisa mendapatkan barang bekas serupa dari penjual barang bekas. Anda hanya perlu sedikit memolesnya untuk kembali cantik seperti baru. Dengan demikian Anda dapat menekan biaya dekorasi lebih hemat.


Referensi:

https://freshome.com/inspiration/10-things-interior-decorators-dont-want-you-to-know/