5 Faktor Mengubah Tempat Kerja agar Menyenangkan

  • by
5 faktor menciptakan kenyamanan di kantor

Sungguh aneh bagaimana kita selalu merasa suntuk dan bosan ketika berada di kantor, dan produktifitas kita cenderung semakin menurun setiap minggu.

Kita tidak bisa terus menerus menyalahkan rekan kerja, klien atau hari senin atas rasa tertekan kita di tempat kerja; kadang bisa jadi penyebabnya adalah kursi yang sedang kita duduki kurang nyaman, lampu pencahayaan diatas komputer, atau mungkin suara printer yang bising di dekat kita.

Fakta lainnya menyebutkan bahwa rata-rata orang menghabiskan 70-80% waktu mereka berada di dalam ruangan, hampir 9 jam setiap harinya mereka habiskan di tempat kerja; dan penelitian menyebutkan bahwa kualitas lingkungan sebuah kantor memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang pada kenyamanan, kesehatan dan produktifitas orang yang berada di kantor tersebut.

Sementara penelitian tentang keadaan yang nyaman pada tempat kerja masih relatif terbatas, berikut kami telah mengumpulkan 5 faktor yang telah terbukti sangat berpengaruh pada kenyamanan seseorang di tempat kerja.

Baca juga:  16 Langkah Menyulap Rumah Menjadi Minimalis

1. Kenyamanan thermal (thermal comfort)

5 faktor menciptakan kenyamanan di kantor

(sumber: officesnapshots.com)

Thermal comfort mungkin salah satu parameter yang sangat penting dan mudah dalam menentukan lingkungan dalam ruang (indoor).

Sementara tubuh manusia selalu menjaga suhunya agar berada pada rata-rata 37 C, maka thermal comfort bekerja dengan menyesuaikan setiap individu dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti faktor lokasi geografis, iklim, jenis kelamin, ras, usia, dll.

Theramal comfort dipengaruhi oleh 6 faktor, empat diantaranya dapat digolongkan kepada parameter lingkungan: suhu udara, mean radiant temperature (MRT), kelembapan udara yang relatif, dan kecepatan udara; sementara dua lainnya adalah dari faktor personal: tingkat metabolisme manusia dan isolasi melalui pakaian.

2. Kenyamanan akustik (pendengaran/suara)

penggunaan workstation dengan panel

Penggunaan workstation dengan panel juga membantu memblokir suara bising (sumber: thisweknow.org)

Kenyamanan akustik pada ruang interior adalah kecakapan dalam melindungi penghuni dari kebisingan baik dari luar maupun dalam seperti kebisingan di udara, kebisingan dari ruang yang berdekatan, kebisingan dari peralatan kantor dan suara dari fasilitas terdekat. Dan juga menyediakan lingkungan akustik yang sesuai untuk fungsi tempat kerja, contohnya adalah normal jika kita mendapati kebisingin pada lingkungan pabrik besi atau baja, tapi tidak demikian halnya pada kantor pemasaran.

Baca juga:  Panduan Desain (Interior) Rumah Minimalis

Tata letak suatu ruangan juga berpengaruh besar pada kenyamanan pendengarang. Masalah kenyamanan pendengaran dan privasi juga telah diidentifikasi berpengaruh pada tingkat produktifitas para pekerja.

Setidaknya ada 3 strategi yang telah diajukan untuk menghindari kebisingan, yaitu: penyerapan suara menggunakan ubin plafon, menghalangi suara dengan menggunakan panel kotak kerja (workstation) dan tataletak ruangan kerja, dan menutup sumber suara menggunakan tehnik electronic sound masking.

Geometris sebuah ruangan juga berpengaruh terhadap kenyamanan pendengaran; Jika suatu area berbentuk segi empat kotak maka kenyamanan akan lebih baik; Bagaimanapun, apabila ruangan lebih sempit dan memanjang, maka ruangan akan menciptakan semacam efek pantulan suara diantara dindingnya yang menghasilkan lebih banyak kebisingan bagi penghuni ruangan.

Baca juga:  8 Tips yang Wajib Diketahui Sebelum Pindah ke Rumah Baru

Penggunaan material pada lantai juga berpengaruh pada penyerapan suara, penggunaan karpet juga membantu menyerap suara; Semakin keras dan solid material yang dipakai pada lantai maka makin sulit suara diserap.

SELANJUTNYA (BAG.2)