4 Aturan Pewarnaan Interior yang Harus Diketahui oleh Setiap Pecinta Desain Rumah (Bag. 2)

  • by
skema warna analog untuk desain interior ruangan
color wheel roda warna (skema)

Color wheel (sumber: decoart.com)

Skema Warna Komplementer

skema warna komplementer untuk desain interior

Skema warna komplementer untuk desain interior (sumber: freshome.com)

Dari sekian banyak warna yang biasanya digunakan oleh desainer interior, skema warna komplementer dianggap skema yang paling sederhana.

Hal itu karena skema warna ini hanya melibatkan dua model warna. Lebih tepatnya, dua warna yang saling berlawanan yang ada pada roda roda warna (color wheel), artinya Anda bisa menkombinasikan warna seperti biru dan orange, kuning dan ungu, dan merah dan hijau.

Seperti yang bisa Anda lihat pada gambar diatas, pasangan warna yang digunakan sangat kontras satu sama lain, artinya, meskipun skema warna ini tanpa ragu dapat memberikan energi yang kuat pada ruangan, harus tetap digunakan dalam dosis yang kecil.

Baca juga:  Panduan Desain (Interior) Rumah Minimalis

Anda harus memperlakukan skema warna ini sebagai warna accent Anda, dan mesti menyeimbangkannya dengan menggunakan beberapa warna yang netral dan memberi ruang untuk pandangan agar lebih nyaman.

Skema Warna Analog

skema warna analog untuk desain interior ruangan

Skema warna analog adalah warna yang saling berdampingan pada color wheel/roda warna (sumber: freshome.com)

Jika Anda kesulitan dalam mengkombinasikan warna pada color wheel, mungkin skema warna analog dapat Anda coba.

Skema warna analog adalah warna yang bersebelahan pada color wheel. Caranya, pilih salah satu warna Anda, kemudian, untuk pasangannya gunakan warna baik disisi kiri maupun kanannya.

Disini, dua warna akan menjadi warna utama Anda, dan warna yang ketiga harus menggunakan warna gabungan antara keduanya. Misalnya warna merah, orange dan kuning atau merah, ungu dan biru.

Baca juga:  Model Desain Dapur Minimalis Sederhana

Karena Anda menggunakan 3 warna, maka proporsinya harus dipastikan agar seimbang. Anda juga dapat menerapkan aturan warna 60-30-10 yang sebelumnya telah dibahas pada poin pertama bahasan ini. Anda selalu dapat menggunakan beragam kombinasi untuk warna yang sama dengan cara berbeda untuk menciptakan variasi visual.

 


Referensi: https://freshome.com/inspiration/these-are-the-4-color-rules-that-every-interior-design-fan-needs-to-know/

 

<< SEBELUMNYA