Model Pintu Belanda Klasik tapi Stylish, Sejarah dan Contohnya

Model Pintu Belanda Klasik tapi Stylish, Sejarah dan Contohnya

Pintu belanda adalah pintu model klasik yang memiliki dua daun secara horizontal yang dapat dibuka bagian atas dan bawahnya. Gaya pintu yang telah berumur 400 tahunan ini cocok untuk digunakan untuk pintu akses ke halaman belakang rumah, dimana Anda Anda dapat membuka salah satu daunnya (terutama yang atas) untuk mendapatkan udara outdoor, dan tetap menutup bagian bawah pintu agar hewan peliharaan tidak bisa keluar-masuk.

Meskipun gayanya yang klasik, bukan berarti tidak relevan untuk digunakan pada era modern. Pintu belanda saat ini telah ada dalam banyak model dan gaya menyesuaikan dengan konteks modern dan minimalis.

Pintu belanda cocok untuk Anda yang memelihara hewan peliharaan dirumah seperti kucing, kelinci dan lainnya. Jika Anda tidak ingin hewan peliharaan keluar atau masuk ruangan tapi disaat yang sama Anda tetap ingin mendapatkan pasokan cahaya dan udara dari luar, maka pintu belanda cocok diaplikasikan di pada rumah Anda.

Model Pintu Belanda Klasik tapi Stylish, Sejarah dan Contohnya
(sumber: homedit.com)

Sejarah Pintu Belanda

Seperti namanya, model pintu belanda berasal dari negeri belanda. Pintu ini pertama kali dipakai di Belanda pada abad ke 17 masehi, tujuan dibuatnya pintu model ini murni fungsional. Dibuat dengan dua pintu secara horizontal, dimana bagian bawah biasanya dibiarkan tertutup supaya hewan pengerat dan hewan ternak tidak nyelonong ke dalam rumah, sementara bagian atasnya dibiarkan terbuka untuk akses masuk cahaya dan udara segar.

Imigran Belanda membawa desain pintu belanda ke Amerika dan sebagian wilayah jajahan mereka, dan secara cepat menjadi pintu favorit di kalangan kolonialis dan penduduk pedesaan. Desain pintu belanda tetap menjadi pilihan favorit sampai akhir tahun 1800 an ketika pintu kasa/pintu angin (screen door) diciptakan. Meski tren pintu belanda untuk penggunaan eksterior mulai berkurang, tapi penggunaan interior mulai ramai terutama dipakai untuk memisahkan ruang makan dan dapur.

Kelebihan dan Kekurangan Pintu Belanda

Setiap desain dan gaya tentunya ada kelebihan dan kekurangan masing-masing, berikut ini beberapa kelebihan dan juga kekurangan pintu belanda.

Kelebihan

  • Menampilkan gaya klasik pedesaan yang kental
  • Lebih aman untuk Anda yang memiliki bayi atau hewan peliharaan, dengan menutup daun pintu bagian bawah untuk memastikan bayi Anda tidak keluar
  • Demikian juga untuk penggunaan interior, pintu belanda dapat berfungsi untuk menjaga bayi Anda agar tidak keluar ke tempat yang tidak aman bagi mereka.

Kekurangan

  • Pintu belanda tidak cocok jika di area rumah Anda banyak terdapat hama. Pintu yang dibiarkan terbuka akan mengundang hama dan wereng menyerbu masuk rumah
  • Pintu belanda relatif lebih mahal dari pintu biasa
  • Harus ekstra hati-hati ketika menutup/membuka pintu ini karena kalau tidak celah diantara dua daun pintu dapat menjepit tangan Anda.

 

Contoh Gambar Model Pintu Belanda

Sebagai inspirasi Anda, berikut beberapa contoh model pintu belanda yang bisa jadikan acuan jika suatu saat Anda berniat memasang pintu model ini di rumah Anda.

 

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kate Walker Design (@katewalker_design) pada

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Karen Snyder (@sanctuaryhomedecor) pada

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Style Me Pretty Living (@smpliving) pada

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh GAZZOLI CONSTRUCTION INC (@gazzoli_construction_inc) pada

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Sisal & Serendipity (@sisalandserendipity) pada

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Samantha Teson (@samanthateson_realtor) pada


Ref: https://www.bobvila.com/articles/dutch-doors/

Model Pintu dengan Mekanisme Buka Tutup Berbeda

pintu sistem engsel minimalis

Selain dari segi bentuk dan tampilan seperti pintu minimalis, ada banyak model pintu dengan mekanisme dan sistem buka-tutup yang beragam yang dipakai pada rumah, kantor, toko, mall dan lainya. Seiring dengan berkembangnya teknologi, pintu dengan cara kerja yang lebih canggihpun dikembangkan, dengan tujuan untuk memudahkan orang ketika hendak keluar masuk suatu bangunan, juga dari segi keamanannya.

Pada tulisan kali ini, kami telah mengumpulkan beberapa informasi ringkas tentang berbagai macam pintu dengan mekanisme cara kerja berbeda, selamat membaca.

1. Pintu Engsel (hinged door)

 

Model pintu engsel minimalis
Pintu engsel (sumber: directdoors.com)

Pintu engsel adalah model pintu yang paling umum digunakan di dunia karena kesederhanaannya. Pintu ini menggunakan engsel pada sisi pangkalnya agar dapat dibuka tutup satu arah.

2. Pintu Geser (sliding door)

Pintu geser atau sliding door adalah model pintu yang cara kerja buka tutupnya dengan cara digeser. Pintu ini digunakan orang biasanya untuk menghemat ruangan, karena pintu hanya digeser kesamping sehingga tidak memakan tempat untuk daun pintu yang membuka kedalam. Selain itu pintu ini tanpak lebih elegan dan secara estetika lebih indah. Pintu ini cocok digunakan pada indoor atau pintu akses ke belakang rumah minimalis.

Pintu geser bekerja menggunakan jalur (track) yang dipasang dibagian atasnya. Pintu model ini dapat dibuat dengan daun pintu tunggal atau dua daun pintu.

Pintu geser sering dijumpai pada ruang ber AC dan biasanya tracknya dibuat agar bisa menutup secara otomatis, sehingga udara diruangan lebih cepat.

Pintu geser minimalis
Pintu minimalis dengan sistem geser (sumber: hometoz.com)

3. Pintu Putar (rotating door)

pintu berputar (rotating door) kaca minimalis single
Pintu berputar (rotating door) single ( sumber: design-milk.com)

Pintu putar umumnya sering kita lihat di pusat perbelanjaan atau kantor di luar negri pada TV atau film. Sliding door biasanya memiliki 4 daun pintu yang bercabang dari tiang porosnya yang ada di tengah. Pintu model ini memungkinkan orang untuk keluar masuk dari arah yang berbeda tanpa harus bertabrakan dan juga dapat memblok udara akses seteleh orang keluar atau masuk, cocok untuk ruang berAC.

 

4. Pintu Kecepatan Tinggi (high-speed door)

Pintu kecepatan tinggi adalah pintu yang memiliki kemampuan buka tutup sangat cepat, biasanya pintu model ini digunakan pada lingkungan industri dimana kecepatan buka tutup pintu berpengaruh besar pada produktifitas dan efisiensi produksi.

Pintu kecepatan tinggi (highspeed door)
Pintu kecepatan tinggi (highspeed door) (sumber: terrauniversal.com)

5. Pintu Otomatis (automatic door)

Pintu otomatis adalah pintu yang sistem buka tutupnya menggunakan pegas/per, elektrik atau keduanya. Pintu ini cocok bagi ruangan ber AC dimana kadang orang lupa menutup kembali pintu yang menyebabkan AC di ruangan tidak terasa dingin. Sistem buka tutupnya biaanya memakai sensor seperti yang sering kita jumpai di perkantoran atau mall dan pusat perbelanjaan.

 

Pintu otomatis automatic door dengan sensor
Contoh pintu otomatis automatic door dengan sensor (Sumber: lolwot.com)

 6. Lainnya

Sebenarnya ada banyak model dengan sistem buka tutup lainnya, seiring dengan berkembangnya teknologi dan inovasi manusia maka semakin hari semakin ada saja orang berinovasi membuat macam-macam jenis pintu.


Referensi: Wikipedia

7 Hal yang Interior Desainer tidak Ingin Anda Ketahui

7 Hal yang Interior Desainer tidak Ingin Anda Ketahui

Apakah Anda baru pindah ke rumah baru dan memerlukan seorang desainer interior untu mendesign interior Anda?

Atau mungkin Anda sudah bosan dengan dekorasi interior rumah  dan kantor yang lama dan ingin memiliki suasana baru?

Menyewa jasa desain interior profesional mungkin adalah ide yang baik untuk tugas itu, terutama jika Anda tidak tahu harus memulai dari mana.

Namun, sebelum itu perlu diingat bahwa jasa interior desain adalah bisnis, dan pastinya dalam bisnis pasti ada tips dan trik yang mereka tidak ingin klien ketahui.

Oleh karena itu, berikut ini ada 7 tips yang mungkin sebaiknya Anda ketahui sebelum memanggil jasa desain interior ruangan rumah Anda.

1. Mereka Mungkin tidak Suka dengan Desain Pilihan Anda

Seorang desainer interior ada tentu untuk memberikan kepada Anda sebuah desain / dekorasi rumah yang Anda sukai, tapi itu bukan selalu berarti bahawa mereka senang dengan preferensi Anda.

Sama halnya Anda mungkin tidak suka dengan semua ide desain interior mereka, maka jangan merasa tersinggung jika mereka mencoba untuk mengarahkan Anda pada ide design yang lain.

Sebagian ide Anda mungkin tidak cocok dengan desain keseluruhan ruangan, tapi sebagian yang lain akan terlihat sempurna. Maka tentukan unsur-unsur yang paling penting untuk untuk Anda dan pastikan agar hal itu termasuk dalam desain ruangan Anda.

2. Budget (Biaya) Masih bisa “Dimainkan”

Seorang desainer interior ingin design yang terbaik untuk rumah Anda dan itu tidak selalu sejalan dengan budget kecil. Kabar baiknya adalah, budget masih bisa “dimainkan” dengan hasil desain istimewa.

Misalnya, jika jasa desainer Anda menyarankan untuk mengganti sebuah gorden baru, pikirkan sejenak untuk melihat pilihan lain yang mungkin bisa lebih hemat. Demikian juga pada area lain seperti lemari, produk lemari costum mungkin akan terlihat sempurna, tapi akan lebih mahal dibandingkan dengan barang stok.

Lihatlah opsi alternatif lain yang mungkin lebih hemat tanpa mengurangi kualitas desain Anda.

3. Proyek Desain Interior Anda mungkin bukan Prioritas Mereka

Jasa desain interior mungkin akan mengatakan bahwa proyek rumah Anda adalah prioritas mereka, tapi kemungkinan mereka sangat sibuk dan Anda ada pada urutan client paling bawah – sebagian klien mereka mungkin lebih bergengsi dari Anda, karena itu mereka mendapat perhatian dan waktu lebih.

Oleh karena itu, pastikan Anda mendapatkan garis-garis komunikasi yang jelas. Pada saat mereka sedang mengerjakan proyek desain interior di rumah lain, pastikan kapan waktu-waktu Anda dapat berhubungan dengan mereka.

Anda juga perlu memastikan bahwa walaupun Anda bukan satu-satunya klien mereka, proyek interior rumah Anda harus tetap dipentingakan. Memeriksa referensi dapat membantu memastikan bahwa Anda adalah prioritas teratas.

4. Tidak Masalah untuk berkata “Tidak”

Mengungkapkan bahwa Anda tidak suka sebagian ide mereka bisa jadi tidak mudah, tapi ketahuilah bahwa desainer interior Anda tidak akan tersinggung jika Anda tidak suka dengan sebuah ide.

Anda membayar mereka untuk menciptakan proyek yang Anda sukai dan itu tugas mereka untuk memastikan bahwa proyek sesuai keinginan Anda. Jika mereka menambahkan suatu elemen yang tidak Anda sukai, maka jangan ragu untuk menggantinya.

Sementara desainer interior mungkin tidak suka dengan pilihan desain Anda, tapi keputusan akhir ada pada Anda bukan terserah mereka.

Ingatlah, proyek itu adalah rumah Anda, bukan proyek mereka, maka keputusan akhir adalah milik Anda, elemen mana yang harus ada dan mana yang harus disingkirkan.

5. Kualitas Terbaik dengan Harga Lebih Murah?

Kemudian, dari segi pilihan jasa interior itu sendiri Anda masih bisa mendapakan desainer terbaik dengan biaya lebih murah.

Hanya karena mereka mengklaim bahwa jasa mereka yang terbaik, bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkan jasa interior design lainnya yang tidak kalah berkualitas.

Seorang pemula atau mahasiswa jurusan interior desain mungkin akan sudi mengambil proyek Anda untuk tambahan uang saku mereka, dengan layanan terbaik dengan setengah harga.

Cari rujukan dari orang yang Anda kenal atau teman yang pernah memakai jasa interior desain. Perikasalah setiap jasa interior yang disarankan kepada Anda dan pastikan ide mereka cocok dengan Anda.

Sisihkan waktu Anda untuk mencari desainer terbaik. Meskipun ada pepatah mengatakan bahwa “ada harga ada kualitas”, tapi, Anda berhak untuk mencari desainer yang dapat memberikan layanan seperti keinginan Anda dan yang sesuai budget Anda.

6. Jangan Abaikan Pilihan Anda

Interior desainer Anda mungkin seorang profesional di bidangnya, tapi mereka juga memiliki preferensi (pilihan) dan ide desain sendiri. Jika Anda membiarkan pilihan desain terlalu terbuka, Anda mungkin akan menyadari di kemudian hari bahwa desain interior Anda adalah sesuai selera desainer Anda, bukan selera pilihan Anda.

Hal ini juga menjadi tanda buruknya kualifikasi desainer tersebut, tugas utama mereka adalah mendesain untuk Anda, bukan untuk mereka sendiri.

Pastikan Anda mendiskusikan desain yang bagaimana yang Anda inginkan, sebelum Anda menjadi menjadi tukang cicip dari rasa dan hobi mereka.

Tunjukkan kepada jasa desain Anda gambar desain yang Anda suka, warna yang Anda inginkan, dan kain yang Anda kagumi.

Sangat penting di awal-awal Anda menjelaskan apa yang Anda inginkan dan butuhkan, dan bahwa finishingnya harus sesuai visi Anda.

7. Semuanya tidak Mesti Baru

Sementara membeli segala item dengan yang baru berarti “rezeki” bagi interior desainer Anda, kadang sebagian barang yang Anda miliki masih berfungsi sepenuhnya dan tidak perlu diganti dengan yang baru.

Sebelum mereka membeli item-item baru, patikan dulu Anda telah mendiskusikan ke mereka barang apa saja yang ingin Anda perbaharui di ruangan interior rumah Anda.

Selanjutnya, daripada membeli yang baru,  mungkin Anda bisa mendapatkan barang bekas serupa dari penjual barang bekas. Anda hanya perlu sedikit memolesnya untuk kembali cantik seperti baru. Dengan demikian Anda dapat menekan biaya dekorasi lebih hemat.


Referensi:

https://freshome.com/inspiration/10-things-interior-decorators-dont-want-you-to-know/

8 Tips yang Wajib Diketahui Sebelum Pindah ke Rumah Baru

tips pindah ke rumah baru

Proses pindah ke rumah atau kontrakan (kos) baru merupakan tugas yang melelahkan. Tapi kami yakin Anda harus mengetahui dan melaksanakan 8 tips berikut sebelum pindah ke rumah baru Anda, karena jika tidak maka nantinya Anda akan lebih repot sendiri.

Pastikan Anda melakukan 8 tips pindah rumah berikut supaya Anda dapat lebih menikmati proses pindah ke hunian baru Anda tanpa stres.

Sebelum pindah, buatlah check list untuk poin-poin berikut ini dan pastikan Anda telah melakukan tipsnya dengan baik.

1. Ganti Kunci Rumah Baru Anda

Pertama sekali, sangat penting Anda memastikan keamanan Anda dan keluarga di rumah baru. Anda tentu tidak ingin ada orang asing memegang kunci yang dapat membuka pintu rumah Anda, maka mengganti kunci rumah baru adalah langkah utama yang wajib dilakukan.

Lakukan penggantian kunci rumah sebelum Anda pindah, maka Anda akan merasakan kenyamanan terutama saat Anda tidur pada beberapa hari malam pertama tinggal di rumah baru.

2. Perbaharui Alamat Anda

Pastikan Anda mengetahui alamat baru rumah Anda, jika alamat belum jelas, maka tanyakan ke tetangga atau ke pihak resmi, bila perlu mengganti alamat gantilah segera.

Jangan lupa untuk memperbaharui alamat Anda pada akun online yang penting, terutama yang berkaitan dengan keuangan, surat-menyurat dan pengiriman paket.

3. Perikasa Kebocoran Rumah

periksa kebocoran pipa sebelum pindah rumah
Periksa kebocoran pipa sebelum pindah rumah (sumber: thespruce.com)

Idealnya, rumah baru yang akan Anda tempati mesti dipastikan bebas dari bocor oleh penjual atau pemilik sebelumnya. Baik kebocoran pipaTapi dengan melakukan pengecekan sederhana, akan membuat pikiran Anda lebih tenang.

Ketika Anda baru pindah dan belum menggunakan air keran (PAM), periksa meteran air Anda. Tunggu selama 2 jam dan pastikan tidak ada yang menggunakan air selama 2 jam tersebut. Kemudian cek kembali meterannya. Seharusnya indikator meteran tidak berubah. Jika berubah, maka mungkin ada pipa yang bocor.

Mungkin Anda tidak perlu langsung memperbaikinya, tapi setidaknya Anda mengetahui kondisi terkini pipa dan kebocoran di rumah. Plus, Anda lebih mudah melakukan pengecekan dan menunggu 2 jam untuk tidak menggunakan air disaat pindah dimana Anda dan keluarga tidak perlu menggunakan air untuk keperluan rutin di rumah.

4. Ganti Toilet Duduk Anda

Jika Anda menggunakan toilet duduk, mungkin Anda perlu mengganti tatakan toilet Anda sebelum pindahan, dengan begitu Anda akan merasakan bahwa rumah baru tersebut adalah milik Anda – dan Anda tidak khawatir lagi tentang apa yang terjadi pada toilet tersebut sebelum Anda menerima kunci.

5. Periksa Alarm Pendeteksi Kebakaran dan Carbon Monoxide

Jangan tidur di rumah baru Anda sebelum memastikan alat keamanan ini berfungsi dengan baik. Periksa baterai atau alat Pendeteksi Kebakaran dan Carbon Monoxide apakah harus diganti.

Jika Anda belum memiliki alat pengaman ini, mungkin Anda perlu membelinya jika mau, terutama apabila Anda adalah tipe orang yang suka dengan keamanan ekstra.

6. Cari Lokasi Box Listrik dan Keran Air

stop kontak dan meteran listrik
(sumber: superbrightlights.com)

Mencari dimana lokasi kotak switch listrik Anda dengan lampu senter dikegelapan bukanlah pekerjaan yang menyenangkan, tapi banyak orang terjebak pada situasi ini karena mereka tidak memanfaatkan untuk mencari letak kotak switch listriknya ketika masih ada cahaya.

Anda juga perlu mengetahui lokasi katup (valve) utama gas dan air setelah pindah sebelum terjadi masalah.

7. Bersihkan Lemari, Laci dan Rak

Sebelum Anda memasukkan barang-barang Anda kedalam lemari dan rak, usahakan untuk membersihkan dan mengelap lemari, rak dan laci Anda terlebih dahulu. Ini akan memakan beberapa menit, tapi akan jauh lebih mudah jika Anda melakukannya nanti setelah barang-barang Anda dibongkar.

8.  Prioritaskan Pekerjaan Perbaikan yang Utama Terlebih Dahulu

List semua tugas baik perbaikan, pembersihan dan setting yang harus di rumah baru yang akan Anda tempati, kemudian urutkan kembali tugas-tugas tersebut sesuai prioritasnya, mulai dari yang lebih utama terlebih dahulu. Dengan begitu maka pekerjaan Anda menjadi lebih ringan dan teratur, dan pikiran Anda tidak bercabang yang akhirnya membuat stres.

Demikian beberapa tips yang perlu Anda lakukan sebelum pindah rumah. Mungkin beberapa tips diatas tidak relevan dengan Anda, tapi tips yang lain kami yakin semua kita membutuhkannya.


Referensi: https://freshome.com/moving/8-things-you-need-to-do-before-moving-into-your-new-home/

8 Tips yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Rumah (Bag. 2)

Bag. 2 - 8 Tips yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Rumah

Ini adalah sambungan dari tulisan sebelumnya yang berjudul: 8 Tips yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Rumah

Silahkan merujuk tulisan diatas sebelum membaca tulisan ini.

5. Cari Tahu Referensi Harga

Cari informasi mengenai harga untuk rumah yang serupa di tempat sekitar yang Anda inginkan, maka mungkin Anda akan kaget dengan betapa ketidak tahuan berefek besar terhadap cara kita membeli.

Dalam hal ini juga, coba cari tahu tentang biaya pembangunan dan penawaran yang diberikan oleh perusahaan properti  perumahaan ya berbeda. Sangat disarankan apabila Anda menguasai bahkan dapat ahli dalam suatu bidang yang berkaitan dengan kita sehingga kita dapat melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda.

6. Cari Tahu dan Bicara dengan Calon Tetangga Anda

Apakah itu rumah ataupun apartemen, tidak hanya menarik untuk mencari tahu siapa yang akan menjadi tetangga dekat rumah Anda dimasa yang akan datang, tapi juga mereka mungkin akan menceritakan kepada Anda beberapa informasi kecil yang penting dan detail, dan persepsi mereka tentang lingkungan sekitar, atau sekurangnya mereka akan menceritakan alasan kenapa mantan pemilik rumah yang akan Anda beli pindah atau menjual rumah mereka.

7. Cek Prosedur yang harus Dilakukan dan Biaya Ekstra yang Mungkin Ada

Proses jual beli rumah jelas bukan tugas yang sederhana, oleh karena itu, ada beberapa faktor yang mungkin mempengaruhi jumlah budget uang yang akan Anda keluarkan/rencanakan, khususnya masalah yang berkaitan dengan peraturan, surat menyurat, dan biaya notaris dan komisaris.

Dalam hal ini, kami selalu menyarankan untuk meminta nasehat dan pendapat dari para ahli dan profesional.

8. Ketahui Hak Anda Sebagai Konsumer di Pasar Real Estate

Seringkali kita mengetahui kewajiban kita, tapi kurang ngeh dengan hak-hak kita.

Pada bidang real estate dan properti dimana disana Anda mengeluarkan investasi yang cukup besar dan ada banyak terlibat hal-hal yang tak tetap, maka begitu penting apabila Anda mencari tahu hak-hak yang berhubungan dengan Anda dan properti Anda dan mempersiapkan segalanya.

Demikian sedikit ulasan tentang 8 Tips yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Rumah, semoga bermanfaat.

Sebelumnya (Bag. 1)

 


Referensi: https://www.archdaily.com/914333/buying-a-home-what-you-should-know-before-you-purchase

8 Tips yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Rumah

8 Tips yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Rumah

Apakah Anda ingin membeli rumah dalam waktu dekat?

Sebelum melakukannya, sangat penting untuk mengetahui beberapa informasi dan tips penting seputar pembelian properti agar tidak terjadi penyesalan di kemudian hari akibat kurangnya informasi sebelum berbuat.

8 Tips yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Rumah

Berikut ini 8 tips yang harus Anda ketahui sebelum membeli rumah. Tips ini juga berguna bagi Anda yang ingin menyewa/mengontrak rumah.

1. Lokasi: Periksa Konteks Kota dan Perkembangannya

Dalam perumahan, info penting yangperlu diketahui bukan hanya kebutuhan dasar seperti bagaimana menekan biaya energi listrik, tapi juga memahami tentang akses terhadap kebutuhan dasar lainnya seperti layanan kesehatan, suplai kebutuhan sehari-hari, keamanan, transportasi, dan sebagainya.

Pada kasus ini, sangat penting jika Anda mencari tahu tentang proyek infrastuktu dan proses sosial yang sedang berjalan baik disekitar rumah yang akan Anda beli maupun pada skala yang lebih luas pada area tetangga Anda.

Cari tahu masalah yang berkaitan dengan apakah nilai properti akan bertambah atau berkurang di kemudian hari?

2. Ketahui Peraturan Lokal dan Peraturan Negara Tentang Properti

Pikirkanlah tentang rencana jangka panjang Anda dan cek apakah peraturan setempat memungkinkan calon rumah yang akan Anda beli bisa sesuai dengan kebutuhan Anda: dalam banyak kasu, ketidaktahuan tentang peraturan pembangunan setempat dapat menghalangi rencana Anda dalam hal perluasan atau renovasi rumah.

Penting juga jika Anda mengetahui apakah rumah yang akan Anda beli terdaftar dengan sah dan memenuhi peraturan yang berlaku pada pemerintah kota setempat, ini untuk menghindari kemungkinan adanya tuntutan hukum yang tidak menyenangkan di kemudian hari.

3. Perhitungkan Umur Bahan/Material dan Berapa Lama Ketahanannya

Bahan dan material bangunan tidak akan bertahan selamanya. Maka Anda perlu mengerti bahwa suatu saat nanti Anda perlu menginvestasikan pengeluaran Anda baik untuk pengecatan ulang maupun perbaikan beberapa bagian rumah Anda.

Maka sangat relevan jika Anda menyisihkan waktu untuk memeriksa kembali pada finishing dan kualitas material yang digunakan untuk mengetahui perkiraan biaya perbaikan di kemudian hari.

4. Pentingnya Memerikasa Struktur dan Instalasi

Tidak hanya Anda perlu memerikasa soal pemasangan seperti pemipaan air PAM atau listrik dan meterannya, tapi Anda juga perlu memerikasa struktur sistem pada rumah Anda. Ini akan membantu Anda untuk mengerti dengan cepat akan kapasitas ekstra jika di kemudian hari perlu renovasi, agar Anda nantinya tidak pusing sendiri.

Kembali lagi pada masalah peraturan setempat, sangat penting untuk memeriksa bahwa instalasi rumah sesuai dengan kebutuhan Anda, jika tidak maka akan menjadi masalah bagi keuangan Anda jika dibutuhkan update.

Bersambung…


Referensi: https://www.archdaily.com/914333/buying-a-home-what-you-should-know-before-you-purchase

5 Faktor Mengubah Tempat Kerja agar Menyenangkan

5 faktor menciptakan kenyamanan di kantor

Sungguh aneh bagaimana kita selalu merasa suntuk dan bosan ketika berada di kantor, dan produktifitas kita cenderung semakin menurun setiap minggu.

Kita tidak bisa terus menerus menyalahkan rekan kerja, klien atau hari senin atas rasa tertekan kita di tempat kerja; kadang bisa jadi penyebabnya adalah kursi yang sedang kita duduki kurang nyaman, lampu pencahayaan diatas komputer, atau mungkin suara printer yang bising di dekat kita.

Fakta lainnya menyebutkan bahwa rata-rata orang menghabiskan 70-80% waktu mereka berada di dalam ruangan, hampir 9 jam setiap harinya mereka habiskan di tempat kerja; dan penelitian menyebutkan bahwa kualitas lingkungan sebuah kantor memiliki efek jangka pendek dan jangka panjang pada kenyamanan, kesehatan dan produktifitas orang yang berada di kantor tersebut.

Sementara penelitian tentang keadaan yang nyaman pada tempat kerja masih relatif terbatas, berikut kami telah mengumpulkan 5 faktor yang telah terbukti sangat berpengaruh pada kenyamanan seseorang di tempat kerja.

1. Kenyamanan thermal (thermal comfort)

5 faktor menciptakan kenyamanan di kantor
(sumber: officesnapshots.com)

Thermal comfort mungkin salah satu parameter yang sangat penting dan mudah dalam menentukan lingkungan dalam ruang (indoor).

Sementara tubuh manusia selalu menjaga suhunya agar berada pada rata-rata 37 C, maka thermal comfort bekerja dengan menyesuaikan setiap individu dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti faktor lokasi geografis, iklim, jenis kelamin, ras, usia, dll.

Theramal comfort dipengaruhi oleh 6 faktor, empat diantaranya dapat digolongkan kepada parameter lingkungan: suhu udara, mean radiant temperature (MRT), kelembapan udara yang relatif, dan kecepatan udara; sementara dua lainnya adalah dari faktor personal: tingkat metabolisme manusia dan isolasi melalui pakaian.

2. Kenyamanan akustik (pendengaran/suara)

penggunaan workstation dengan panel
Penggunaan workstation dengan panel juga membantu memblokir suara bising (sumber: thisweknow.org)

Kenyamanan akustik pada ruang interior adalah kecakapan dalam melindungi penghuni dari kebisingan baik dari luar maupun dalam seperti kebisingan di udara, kebisingan dari ruang yang berdekatan, kebisingan dari peralatan kantor dan suara dari fasilitas terdekat. Dan juga menyediakan lingkungan akustik yang sesuai untuk fungsi tempat kerja, contohnya adalah normal jika kita mendapati kebisingin pada lingkungan pabrik besi atau baja, tapi tidak demikian halnya pada kantor pemasaran.

Tata letak suatu ruangan juga berpengaruh besar pada kenyamanan pendengarang. Masalah kenyamanan pendengaran dan privasi juga telah diidentifikasi berpengaruh pada tingkat produktifitas para pekerja.

Setidaknya ada 3 strategi yang telah diajukan untuk menghindari kebisingan, yaitu: penyerapan suara menggunakan ubin plafon, menghalangi suara dengan menggunakan panel kotak kerja (workstation) dan tataletak ruangan kerja, dan menutup sumber suara menggunakan tehnik electronic sound masking.

Geometris sebuah ruangan juga berpengaruh terhadap kenyamanan pendengaran; Jika suatu area berbentuk segi empat kotak maka kenyamanan akan lebih baik; Bagaimanapun, apabila ruangan lebih sempit dan memanjang, maka ruangan akan menciptakan semacam efek pantulan suara diantara dindingnya yang menghasilkan lebih banyak kebisingan bagi penghuni ruangan.

Penggunaan material pada lantai juga berpengaruh pada penyerapan suara, penggunaan karpet juga membantu menyerap suara; Semakin keras dan solid material yang dipakai pada lantai maka makin sulit suara diserap.

SELANJUTNYA (BAG.2)

4 Aturan Pewarnaan Interior yang Harus Diketahui oleh Setiap Pecinta Desain Rumah (Bag. 2)

skema warna analog untuk desain interior ruangan
color wheel roda warna (skema)
Color wheel (sumber: decoart.com)

Skema Warna Komplementer

skema warna komplementer untuk desain interior
Skema warna komplementer untuk desain interior (sumber: freshome.com)

Dari sekian banyak warna yang biasanya digunakan oleh desainer interior, skema warna komplementer dianggap skema yang paling sederhana.

Hal itu karena skema warna ini hanya melibatkan dua model warna. Lebih tepatnya, dua warna yang saling berlawanan yang ada pada roda roda warna (color wheel), artinya Anda bisa menkombinasikan warna seperti biru dan orange, kuning dan ungu, dan merah dan hijau.

Seperti yang bisa Anda lihat pada gambar diatas, pasangan warna yang digunakan sangat kontras satu sama lain, artinya, meskipun skema warna ini tanpa ragu dapat memberikan energi yang kuat pada ruangan, harus tetap digunakan dalam dosis yang kecil.

Anda harus memperlakukan skema warna ini sebagai warna accent Anda, dan mesti menyeimbangkannya dengan menggunakan beberapa warna yang netral dan memberi ruang untuk pandangan agar lebih nyaman.

Skema Warna Analog

skema warna analog untuk desain interior ruangan
Skema warna analog adalah warna yang saling berdampingan pada color wheel/roda warna (sumber: freshome.com)

Jika Anda kesulitan dalam mengkombinasikan warna pada color wheel, mungkin skema warna analog dapat Anda coba.

Skema warna analog adalah warna yang bersebelahan pada color wheel. Caranya, pilih salah satu warna Anda, kemudian, untuk pasangannya gunakan warna baik disisi kiri maupun kanannya.

Disini, dua warna akan menjadi warna utama Anda, dan warna yang ketiga harus menggunakan warna gabungan antara keduanya. Misalnya warna merah, orange dan kuning atau merah, ungu dan biru.

Karena Anda menggunakan 3 warna, maka proporsinya harus dipastikan agar seimbang. Anda juga dapat menerapkan aturan warna 60-30-10 yang sebelumnya telah dibahas pada poin pertama bahasan ini. Anda selalu dapat menggunakan beragam kombinasi untuk warna yang sama dengan cara berbeda untuk menciptakan variasi visual.

 


Referensi: https://freshome.com/inspiration/these-are-the-4-color-rules-that-every-interior-design-fan-needs-to-know/

 

<< SEBELUMNYA

 

4 Aturan Pewarnaan Interior yang Harus Diketahui oleh Setiap Pecinta Desain Rumah

aturan dan cara memilih warna interior

Pewarnaan seringkali menjadi hal yang paling sulit dilakukan pada sebuah desain interior ruangan, hal itu karena sifat warna itu sendiri yang berubah-ubah.

Ada banyak warna yang dapat dipilih dan warna-warna ini dapat dikombinasikan dengan proporsi yang sesaui, jika tidak maka warna yang dihasilkan tidak akan harmonis.

Untungnya, ada beberapa aturan pewarnaan yang dapat Anda gunakan untuk memastikan agar warna Anda selalu bisa seimbang.

Apa saja rumus aturan pewarnaan tersebut?

Berikut ini kami telah mengumpulkannya untuk Anda, sebagai acuan setiap kali Anda hendak mengatur pewarnaan interior.

Aturan 60-30-10

aturan dan cara memilih warna interior
Contoh Aturan warna 60 30 10 (sumber: freshome.com)

Aturan 60 30 10 adalah aturan yang sangat membantu para interior desainer. Apapun selera estetika Anda, aturan ini mesti menjadi acuan yang tidak boleh Anda lewatkan. 60 30 dan 10 adalah persentase dari warna yang akan Anda gunakan. Berikut cara kerjanya.

Pertama, Anda memilih salah satu warna yang Anda sukai untuk menjadi warna dominan ruangan. Warna ini harus mewakili sekitar 60 persen dari warna seluruh ruangan.

Biasanya untuk warna ini memakai warna netral atau warna tenang yang dapat dijadikan warna dominan tanpa membuat tampilan sumpek.

Warna berikutnya akan menjadi warna sekunder ruangan interior Anda, biasanya memakai warna yang lebih gelap dari warna pertama dan digunakan sekitar 30 persen pada ruangan Anda.

Terakhir adalah warna accent dan menjadi warna paling gelap untuk ruangan Anda, warna ini Anda gunakan untuk sisa 10 persen dari warna ruangan interior Anda.

Warna Hangat vs. Warna Dingin

aturan dan cara memilih warna interior 02
(sumber: freshome.com)

Istilah warna hangat dan warna dingin mengacu pada spektum warna tertentu pada table / roda warna.

Secara tradisional, warna seperti merah, orange, dan kuning dikategorikan kedalam warna yang hangat. Tapi, pada perkembangannya, warna netral seperti coklat juga termasuk dalam warna tersebut.

Pada sprektrum yang berlawanan ada warna yang lebih dingin seperti warna biru, hijau, ungu dan  abu-abu.

Memilih warna hangat atau warna dingin akan mempengaruhi energi dari sebuah ruangan. Untuk warna hangat baiknya diaplikasikan pada ruang hiburang, karena warna ini cenderung memberikan rasa yang welcoming.

Sedangkan warna yang kalem sebaiknya digunakan pada kamar tidur atau ruang kantor, dimana energi yang lebih kalem diperlukan.


Referensi: https://freshome.com/inspiration/these-are-the-4-color-rules-that-every-interior-design-fan-needs-to-know/

 

SELANJUTNYA>>

 

Teralis Besi Minimalis: Jendela, Pintu, Pagar, Tangga & Teras Terbaru

teralis besi jendela minimalis

Teralis Besi Minimalis: Jendela, Pintu, Pagar, Tangga & Teras Terbaru – Sudah berhasil memiliki rumah minimalis bukan berarti misi sudah selesai. Tambahan komponen-komponen lain kadang perlu juga dipikirkan, misalnya untuk keamanan, Anda perlu mempertimbangkan memasang teralis besi pada pintu, jendela, pagar dan lainnya.

Hal utama yang mesti diperhatikan untuk properti adalah keamanan, teralis besi merupakan alternatif lapisan keamanan yang tepat untuk itu. Terutama bagi Anda yang memiliki anak kecil, memasang teralis besi minimalis sangat disarankan untuk menjaga anak Anda bermain keluar rumah ketika Anda lengah.

Apa itu Teralis?

Teralis atau terali adalah kisi-kisi/jerjak pada pintu, jendela, dan sebagainya. Umumnya terbuat dari besi atau baja, teralis berfungsi utamanya untuk pengaman tambahan pada rumah.

Teralis Besi Minimalis: Jendela, Pintu, Pagar, Tangga & Teras Terbaru

Teralis besi minimalis dapat diaplikasikan pada berbagai bagian rumah Anda, misalnya teralis jendela, pintu, pagar, teras (balkon), tangga dan lainnya.

Berikut ini beberapa contoh teralis besi minimalis.

Teralis Besi Minimalis Pintu

teralis besi pintu minimalis
(sumber: cerrajeriaafrica.es)

Teralis Besi Minimalis Jendela

teralis besi jendela minimalis
(sumber: cerrajeriaafrica.es)

Teralis Tangga Minimalis

teralis besi tangga minimalis
pinterest.com & facebook.com

Teralis Teras (Balcony) Minimalis

teralis besi teras minimalis
Balcony stainless steel railing (sumber: nextluxury.com)

 

Artikel lainnya: 

100 Contoh Model Kanopi Minimalis (Galvalum) Baja Ringan Terbaru